Pentingnya Melakukan Studi Kelayakan Usaha Sebelum Memulai Bisnis

Bagi seorang pemula, memulai suatu bisnis ini memang tidaklah mudah, terutama buat kita yang memang bukan berasal dari kalangan seorang pengusaha. Karena tentu akan banyak pertanyaan serta keraguan dalam hati, apakah bisnis yang akan kita bangun ini akan berhasil dan apakah bisnis yang akan kita bangun ini merupakan bisnis yang tepat?

Itu wajar, karena memang sebagai seorang yang tidak memiliki latar belakang seorang pengusaha, apalagi kita terbiasa menjadi seorang karyawan, maka mental kita masih mental seorang pekerja, yang terbiasa semua serba dijamin, dari muli gaji, kesehatan, sehingga jika hendak hijrah ke bidang bisnis yang penuh ketidakpastian, maka akan sedikit meimbulkan rasa khawatir.

Nah, disinilah pentingnya melakukan studi kelayakan usaha sebelum sahabat memulai bisnis, karena dengan melakukan studi kelayakan usaha lebih dahulu, maka sahabat akan sedikit banyak menyingkirkan keraguan keraguan sahabat dalam memulai bisnis tersebut.

Layaknya ketika kita hendak pergi berperang, jika ingin menang, tentulah kita harus menyiapkan segala sesuatunya lebih dahulu dan tidak menyerang musuh secara gegabah yang bisa menyebabkan kita "Mati Konyol".

Begitulah juga dalam memulai bisnis, maka sangat penting untuk melakukan studi kelaykan usaha sebelumnya, agar sahabat bisa meminimalisir kegagalan serta bisa menumakan suatu bisnis yang tepat yang memang di perlukan masyarakat.

Karena seperti kita ketahui, kondisi lingkungan masyarakat kita sangatlah dinamis dan selalu mengikuti perkembangan zaman, maka untuk itulah tidak akan cukup jika seseorang memulai bisnis hanya  mengandalkan pengalaman dan intuisinya saja.

Belum lagi tingkat persaingan yang semakin hari semakin tinggi, merupakan juga hal yang harus benar benar kita perhatikan, karena disinilah letak gagal atau berhasilnya bisnis yang kita rintis ini kelak.
Baca : Melirik peluang usaha home industri modal kecil

Lalu bagaimana cara melakukan studi kelayaka usaha tersebut?


Berikut steb by stepnya :

1. Melakukan Observasi Secara Langsung Di Lingkungan Tempat Akan Di Dirikannya Suatu Bisnis Tersebut

Ini adalah langkah awal yang harus sahabat lakukan jika sahabat ingin melakukan studi kelayakan usaha, yakni dengan melakukan observasi secara langsung di lingkungan tempat akan didirikan usaha tersebut, sehingga sahabat bisa mengetahui dengan jelas gambaran keadaan di sekitar lingkungan tersebut yang bisa di jadikan patokan, dalam memulai perencanaan bisnis.

Dan dalam hal ini yang harus di observasi adalah :

  • Tingkat Pendapatan Masyarakat
  • Bisnis Yang Sudah Berjalan Sejak Lama
  • Tingkat Pendidikan Masyarakat Dan Prilakunya
  • Adat Istiadat dan Juga Kegemaran


Keempat point inilah yang harus sahabat observasi secara langsung di lingkungan masyarakat untuk menentukan kelayakan usaha kita, apkah bisa berlangsung di daerah tersebut atau tidak.

Dimana Tingkat pendapatan masyarakat sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat terhadap suatu produk, yang mana, jika pendapatan masyarakat di daerah tersebut rendah, maka tentu masyarakat akan lebih cendrung membeli sesuatu dengan harga yang murah dan terjangkau.

Dan Bisnis yang sudah berjalan cukup lama di daerah tersebut bisa jadikan patokan bahwa bisnis di bidang tersebut merupakan suatu pelaung yang sangat potensial di daerah tersebut karena terbukti bisa di terima masyarakat dalam waktu yang cukup lama dan masih bertahan, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan kita dalam memulai bisnis.

Tingkat pendidikan masyarakat dan prilakunya juga sangat penting untuk kita ketahui karena akan sangat berpengaruh terhadap sistem apa yang tepat untuk kita gunakan kelak dalam bisnis kita, jika tingkat pendidkan masyarakat cukup tinggi maka berarti kita bisa menggunakan strategi pemasaran yang ada saat ini seperti dengan menggunakan internet, sebaliknya jika pendidkan masyarakat cukup rendah, maka kita bisa menggunakan cara yang lainnya.

Adat istiadat juga jangan sampai kita lewatkan, karena akan besar dampaknya terhada potensial bisnis yang akan di bangun, jika kita bisa memabangun bisnis yang sesuai dengan adat istiada disana, tentulah akan mendapatkan sambutan yang baik ari masyarakat.

Baca juga : Inspirasi bisnis dari Yana Ristia, pemilik usaha bunga kertas dengan omzet ratusan juta
2. Membuat Business Plan

Nah, setelah sahabat melakukan observasi secara langsung di lapangan, maka hasil observasi tersebut harus sahabat jabarkan secara jelas dan tertulis dalam rencana bisnis sahabat kedepan yang meliputi.


  • Strategi bisnis yang akan di gunakan
  • Masalah yang kira kira akan timbul dan cara mengatasinya
  • Waktu yang tepat untuk memulai bisnis
  • Modal yang di perlukan
  • Waktu yang di perlukan untuk mencapai BEP ( Break Event Point )


Dalam hal ini sejak dari awal, maka harus sahabat rencanakan apakah strategi bisnis yang akan sahabat gunakan, apakah strategi bisnis konvensional atau moderen atau keduanya bisa sahabat tuangkan secara jelas sesuai dengan keadaan di lapangan.

Catat juga masalah masalah yang kira kira akan timbul dan cara mengatsinya, sehingga suatu saat jika benar benar hal tersebu terjadi sahabat sudah siap sedia dan tidak canggung lagi untuk mengendalikannya.

Maka dengan melakukan hal hal di atas sahabat akan terhindari dari

  • Resiko Kerugian 
  • Memudahkan pelaksanakan pekerjaan
  • Dan Memudahkan Pengendalian Usaha

Demikianlah sedikit ulasan tentang pentingnya melakukan studi kelayakan usaha sebelum memulai bisnis, semoga bisa bermanfaat


EmoticonEmoticon