Skip to main content

Ini Pengertian Distribusi, Berikut Tujuan, Faktor Dan Saluran Mata Rantainya

Apa itu distribusi? bagi kita yang bergelut di bidang ekonomi ataupun pemasaran tentu sudah tidak asing lagi dengan arti distribusi ini, karena memang distribusi merupakan faktor penting di dalam kegiatan ekonomi yang menghubungkan antara produsen dan juga konsumen.

Tapi jika di tanya apa pengertian distribusi tersebut tentu kita bisa menjabarkan secara jelas dan gamblang, apalgi jika memang pertanyaan tersebut merupakan suatu tugas kuliah ataupun sekolah.

Untuk itu pada kesempatan kali ini saya ingin meberikan sedikit penjelasan tentang pengertian distribusi berikut tujuan, jenis, faktor, saluran mata rantai beserta contoh dari distribusi itu sendiri.


Jadi Distribusi Adalah?

Bahasa gampangnya, distribusi adalah suatu proses penyaluran barang ataupun jasa dari produsen ke konsumen, baik itu secara langsung maupun melalui saluran mata rantai distribusi yang selama ini kita kenal yakni :

Produsen--> Distributor----> Agen---> Konsumen

Dari bagan di atas dapat kita lihat secara jelas, bahwa distribusi adalah suatu proses mata rantai pemasaran yang menghubungkan anatara produsen dan konsumen sehingga terciptanya kelancaran suatu bisnis.


Jenis Distribusi

Nah, sekarang sahabat sudah paham kan apa itu distribusi? 

Namun yang perlu sahabat perhatikan disini, distribusi itu ada 2 jenis lho,yakni distribusi secara langsung dan distribusi secara tidak langsung.

1. Distribusi Tidak Langsung

Contohnya bisa lihat seperti di bagan yang saya buatkan diatas. Distribusi tidak langsung ini merupakan proses pemasaran yang memerlukan perantara pihak ke 3 dalam proses penyampaian suatu barang ataupun jasa dari produsen ke konsumen.


Produsen--> Distributor----> Agen---> Konsumen

Sehingga terjadinya rantai kerja sama usaha dalam memasarkan suatu produk.
Pengertian Distribusi,

2. Distribusi Langsung

Nah, seiring perkembangan internet yang makin pesat di era sekarang ini juga semakin berkembang proses distribusi secara langsung, dimana pihak produsen tidak membutuhkan pihak ke 3 lagi dalam proses pemasaran produk mereka, karena produsen bisa menjangkau konsumen secara lansung dengan mudah berkat adanya internet.

Sehingga mata rantainya menjadi Produsen ----> Konsumen

Contohnya : seperti pabrik konveksi yang menjual produknya secara langsung melalui toko online milik sendiri, sehingga konsumen langsung bisa memesan produk ataupun jasa melalu pabrik tersebut.

Namun dalam hal ini Distribusi langsung dan Distribusi tidak langsung ini tetap akan selalu berjalan beriringan tergantung dari faktor faktor yang mempengaruhinya.

Artikel terkait : Cara mempromosikan produk

Berikut Faktor Faktor Distribusi

1. Faktor Sarana Dan Prasarana

Terutama dalam hal sarana transportasi dan juga hal hal yang mendukung seperti jalan yang memadai, maka akan semakin mempermudah pendistribusian barang secara langsung kepada konsumen.

Jika tidak, maka tentu strategi marketing tidak langsung lebih memungkinkan, dengan menjalin kerja sama dengan salah satu masyarakat setempat untuk bisa medistribusikan suatu barang.

2. Faktor Sifat Dari Suatu Barang

Ada beberapa barang yang memiliki sifat cepat rusak, dan ada beberapa di antarnya yang bisa bertahan lama, tentu hal ini akan menjadi pertimbangan dalam pedistribusian barang, dimana yang merupakan barang yang tidak tahan lama haruslah di distribusikan dengan cepat dan tepat waktu.

3. Faktor Permintaan Pasar

Faktor permintaan pasar sangat mempengaruhi distrbusi suatu barang, karena jika permintaan pasar banyak maka tentu akan terjadi distribusi yang berkelanjutan, sebaliknya semakin kecil permintaan pasar bisa menghambat proses distribusi di masa depan.

4. Faktor Jumlah Penduduk 

Semakin padat suatu penduduk di suatu daerah, tentu akan memanbah volume distribusi suatu barang di daerah dan tentu semakin komersil  juga daerah tersebut karena ada nilai ekonimis yang tinggi.

5. Faktor Luas Suatu Daerah

Semakin luas suatu daerah jika tidak di imbangai dengan sarana prasarana yang memadai serta jumlah penduduk yang seimbang maka akan menjadi hambatan bagi pendistribusian suatu barang.

Sebaliknya semakin luas suatu daerah namun di imbangi dengan sarana yang memadai serta jumlah penduduk yang luas, maka akan menjadi market pendistribusian yang potensial bagai para produsen.

Tujuan Distribusi

Dari uraian di atas sudah sangat jelas, bahwa tujuan dari distribusi adalah untuk menjamin kelangsungan suatu bisnis, karena dengan distribusi yang bejalan lancar maka tentu akan menjamin kelancaran dari suatu usaha itu sendiri.

Itulah mengapa, bagian pemasaran disuatu perusahaan biasanya merupakan posisi yang sangat penting, karena merupakan ujung tombak dari kelangsungan suatu perusahan.

Gak terbayangkan jika sudah susah payah membuat begitu banyak produk namun tidak tersalurkan, pastilah akan mengalami suatu kerugian.

Artikel terkait : Pengertian manajemen pemasaran

Pengertian Distribusi Menurut Para Ahli

Selanjutnya, tak lengkap rasanya kalau kita tidak menghadirkan juga pendapat pendapat dari para ahli terkait mengenai arti distribusi ini, berikut pengertian distribusi menurut para ahli :

1. Menurut Alama

Distribusi adalah sekumpulan lembaga yang terhubung satu sama lainnya dalam rangka melakukan kegiatan penyaluran barang dan jasa sehingga tersedia untuk digunakan oleh para konsumen.

2. Menurut Glenn Warter

Distribusi adalah sekelompok pedagang dan agen yang mengkombinasikan antara nama dari suatu produk dengan pemindahan fisik sehingga terciptanya kegunaan bagi pasar tertentu.

3. Menurut Amrican Marketing Asociation

Distribusi adalah Stuktur organiasi dalam suatu perusahaan dan juga luar perusahaan yang terdiri dari dealer, agen, pedagang besar, pengecer, melalui sebuah komuditi yang di pasarkan.


Pelaku Distribusi

Yang terakhir adalah pelaku distribusi, yang terdiri dari :

1. Produsen

Yang merupakan aktor utama dari mata rantai distribusi dimana mereka menciptakan suatu barang untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat yang kemudian di salurkan kepada agen.

Produsen disini bisa perusahaan ataupun perseorangan seperti petani misalnya, juga bisa dikatakan sebagai produsen, karena mereka menghasilkan sayur sayuran dari yang mereka tanam sendiri, yang kemudian mereka jual kepada pengepul ataupun langsung kepada konsumen.

2. Agen

Adalah perusahaan ataupun perorangan yang menjadi penyalur barang dari produsen ke pedagang, dimana keuntungan yang mereka dapat bisa berupa komisi dari pihak produsen ataupun markup harga yang tidak terlalu besar namun pemasarannya dalam jumlah yang besar.

3. Pedagang

Merupakan pelaku saluran distribusi langsung dengan konsumen dan bebas menentukan harga jual sesuai dengan keadaan pasar dan keadaan ekonomi dan geografis suatu daerah.

4. Exportir

Merupkan pelaku distribusi yang menyalurkan barang atau jasa dari dalam negeri ke luar negeri.

5. Importir

Merupakan pelaku saluran distribusi pemasaran yang menyalurkan barang dari luar negeri ke konsumen dalam negeri.

Demikianlah pembahasan kita tentang pengertian distribusi berikut tujuan faktor dan saluran mata rantainya, semoga bermanfaat.
Baca juga : Cara promosi online yang justru berbahaya bagi kelangsungan bisnis
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar