Kisah Sukses Sang Pengusaha Tapai Ketan Dari Kuningan

Hai sahabat, di sesi kisah sukses kali ini, kita akan berkenalan dengan seorang Pengusaha Tapai ketan, yang menurut beberapa sumber yang saya baca, beliau sukses mengembangkan usaha tape ketannya hingga memperoleh omzet Rp. 600 juta.

Wow.... Amaizing !!

Kira kira siapakah beliau?

Beliau tak lain tak dan tak bukan adalah Carsim Cahyadi, yang merupakan warga desa Tari Kolot, kuningan, jawa barat.

Kisah sukses usahanya dimulai, ketika dia melihat adanya peluang besar dari kuliner tapai ketan yang merupakan makan khas turun temurun di desa beliau, tetapi saat itu hanya ada 1 orang pengusaha tapai ketan di desanya.

Padahal menurut dia, hampir semua warga Tari kolot memiliki kemampuan membuat tapai ketan secara turun temurun termasuk dirinya, jada sayang kalau tapi ketan ini tidak bisa di jadikan sebagai sumber peluang usaha, dan mempopulerkannya menjadi khas kuningan jawa barat.

Bersumber dari situlah, Carsim Cahyadi memberanikan diri untuk merintis usaha tapai ketannya, tepatnya pada tahun 1996 kala itu, hingga sekarang sudah menghasilkan omzet Rp.600 juta perbulan.


Sukses Dengan Brand " Pamela "

kisah sukses pengusaha tapai ketan
Carsim Cahyadi Saat Di Wawancara Oleh Net TV

Salah satu kunci sukses usaha tape ketan Carsim Cahyadi adalah, karena dia tak hanya menjual tape ketan begitu saja, melainkan memberikan mereka ( brand ) tape ketan miliknya dengan nama " PAMELA " yang merupakan gabungan dari nama kedua anaknya yakni Fajar dan Mela.

Pemberian brand ini sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pasar, karena tanpa adanya brand maka tentu akan sulit untuk bisa mengembangkan pemasaran secara berkesinambungan.

Terbukti dengan adanya brand dari tapai ketan miliknya, maka pesananpun mulai berdatangan kepada Carsim Cahyadi hingga bisa memproduksi 3 kuintal tapai ketan.

Dan Meskipun tidak memiliki "gerai sendiri" dengan adanya brand dari tapai ketannyapun mulai di kenal dan pesanan dari luar daerahpun muali berdatangan.

Strategi Pemasaran Dengan Membuat Berbagai Macam Kemasan

Kunci sukses lain dari usaha tape ketan pak Carsim Cahyadi adalah, strategi pemasarannya dengan membuat kemasan ember berisi 100 bungkus tapei ketan, kemasan ember kecil berisi 80 tapai ketan, kemasan dus isi 50 bungkus, kemasan toples isi 28 bungkus, dan kemasan plastik isi 16 bungkus.

Dengan cara ini, maka tentu para pembeli akan membeli tapai secara "borongan" bukan satuan, dan akan mempercepat proses penjualan.

Dengan cara membagi beberapa kemasan tersebut juga, pak Carsim bisa menyasar pelanggan gorsir dan pelanggan ritel sekaligus, sehinga penjualan tapai ketannya bisa maksimal hingga sekarang.

Menjadi Inspirasi Bagi Warga Lainnya

Pak Carsim Cahyadi pun sukses menjadi inspirasi bagi warga Tari Kolot, untuk juga ikut serta menjadi pengusaha tapei ketan dan mengikuti jejak kesuksesannya.

Karena kini, tercatat ada sekitat 15 pengusaha tapai ketan khas kuningan yang juga ikut sukses menjadikan tapai ketan khas kuningan di kenal masyarakat indonesia dan menjadi oleh oleh khas kuningan.

Namun demikian, Pak Carsim Cahyadi tidak merasa khawatir meskipun banyak saingan, karena kualitas itu tidak pernah bohong dan sudah memiliki prospek pasar tersendiri.

Demikianlah sesi kisah sukses kita kali ini, silahkan sahabat simak kisah sukses lainnya di kategori kisah sukses, sapa tau sahabat bisa menemukan inspirasi dengan membaca kisah dari mereka mereka yang sudah sukses.

SIlahkan berkomentar sesuai topik artikel yang sahabat baca,
Admin pasti akan menyempatkan untuk membalas setiap kritik, saran ataupun pertanyaan dari sahabat semua
EmoticonEmoticon