Tidak Melakukan Internal Link Di Awal Ngeblog Merupakan Kesalahan Fatal Yang Pernah Saya Lakukan

0 views
Ini cuma sekedar cerita di awal awal saya dulu ngeblog sob


Saat itu, dari awal membuat blog sampai terbentuk puluhan artikel di blog saya saya benar benar tidak melakukan internet linking di antara artikel yang saya buat


Entah kenapa meskipun saat itu saya sering mendengar dan membaca bahwa internal linking di blog itu sangat penting, saya tidak pernah menerapkannya sama sekali di blog


Mungkin karena saat itu masih banyak yang harus saya pelajari, sehingga hal tersebut sedikit terlupakan 


Maklumlah, saya belajar membuat blog benar benar dari NOL besar, di mana saat itu saya sangat awal sekali dengan dunia internet, bahakan pada saat itu merupakan awal awal saya memegang laptop


Karena prinsip saya pribadi, saya gak akan belajar sesuatu sebelum bisa memilikinya sendiri


Dan benar saja, sebelum saya membeli Laptop saya yang pertama saya tersebut saya benar benar tidak mengerti sama sekali tentang apa itu interet, email, somed, bahkan yang namanya Tab di mesin pencari saja saya gak tahu. hehe


Sampai akhirnya saya mempunyai laptop sendiri hasil dari kredit, dari situ saya mulai belajar membuat facebook dan membuat email


Dan singkat cerita sayapun mulai mengenal dunia internet marketing dan cara mendapatkan uang dari internet


tidak melakukan internal link di blog



Meskipun pada saat itu awal awalnya bisa di bilang saya terjebak di bidang invesatasi online seperti (HYIP), namun dari situlah kemudian saya bisa mengenal macam macam bisnis online yang benar benar real termasuk blogging dan google adsense


Ok, kita lanjut ceitanya yang tadi ya sob


Kenapa saya bilang tidak melakukan internal lingking merupakan kesalahan fatal?

Gimana enggak?


Setelah artikel kita buat dan kita publikasikan, tentu artikel tersebut butuh cukup banyak traffik penayangan sebelum akhirnya dia bisa mandiri dan menghasilkan traffik sendiri


Nah, kalau kita tidak melakukan internal linking ke artikel artikel tersebut, tentu artikel tersebut tidak akan pernah mandiri dan lama kelamaan hanya akan menjadi koleksi yang tak pernah tersentuh


Lho, kan kita bisa membagikannya ke sosmed?


Ia, itu mungkin bisa, tapi traffik dari sosmed itu bisa bertahan berapa lama sih? hari ini kita bagikan artikel di sana, beberapa saat kemudian artikel tersebut sudah tenggelam oleh sharing sharing dari pengguna sosmed yang lain


Ia gak?


Inilah kesalahan yang sangat fatal saya lakukan dulu, sehingga sangat banyak artikel artikel lama yang menumpuk yang tidak pernah mendapatkan penayangan lagi, karena tidak pernah di baca oleh orang lain


Dan ketika saya menyadari, sudah terlalu banyak untuk memperbaikinya sehingga memerlukan waktu dan tenaga yang lebih untuk melakukan perbaikan tersebut


Dampak Buruk Lainnya !


Upaya kita dalam melakukan external link atau yang lebih kita kenal dengan istilah backlink, tidak begitu maksimal pengaruhnya, jika struktur internal linking di dalam blog kita belum sempurna


Sehingga blog kita menjadi lambat berkembang, yang kalau kita tidak memiliki kesambaran yang extra maka blog kita akan mati secara perlahan karena mau tidak mau kita harus melakukan update secara rutin untuk tetap menjaga kestabilan pengunjung


Berbeda jika kita melakukan internal link sejak dari awal. maka artikel kita yang satu dan yang lainnya akan saling melengkapi, yang tentunya akan membuat user experience kita semakin baik


Dan tentunya peringkat bagus di search enginepun akan kita dapatkan


Demikianlah sedikit cerita pengalaman saya dalam hal tidak melakukan internal link di awal saya ngeblog dulu, semoga bermanfaat


Happy Blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *